
PageRank, mungkin kata ini sering anda dengar dalam dunia internet. Yap, PageRank sangatlah penting bagi para penulis website atau blog. PageRank akan menunjukkan seberapa penting/populer website anda. Perhitungan PageRank didasarkan seberapa penting website tersebut di dunia internet. Dalam postingan kali ini, saya akan membahas tentang Google PageRank.
Pengertian Google PageRank
Google PageRank merupakan salah satu fitur utama mesin pencari google. Google akan menkalkulasikan berapa banyak link website anda yang berada pada website lainnya. Tetapi dalam
Google PageRank, google tidak hanya menghitung jumlahnya, tetapi juga memperhitungkan seberapa penting website anda dalam dunia internet. Sebuah website juga akan dianggap penting oleh google jika terdapat link yang menuju website tersebut pada suatu halaman website yang telah memiliki
PageRank tinggi.
Perhitungan Google PageRank dihitung menggunakan algoritma PageRank yang dibuat oleh Lawrence Page dan Sergey Brin seperti ini :
Algoritma awal
PR(A) = (1-d) + d ( ( PR(T1) / C(T1) ) + … + ( PR(Tn) / C(Tn) ) )
Salah satu algoritma lain yang dipublikasikan
PR(A) = (1-d) / N + d ( ( PR(T1) / C(T1) ) + … + ( PR(Tn) / C(Tn) ) )
- PR(A) adalah Pagerank halaman A
PR(T1) adalah Pagerank halaman T1 yang mengacu ke halaman AC(T1) adalah jumlah link keluar (outbound link) pada halaman T1d adalah damping factor yang bisa diberi antara 0 dan 1.N adalah jumlah keseluruhan halaman web (yang terindeks oleh Google)
Dari algoritma di atas dapat dilihat bahwa pagerank ditentukan untuk setiap halaman anda bukan keseluruhan situs web. Pagerank sebuah halaman ditentukan dari pagerank halaman yang mengacu kepadanya yang juga menjalani proses penentuan pagerank dengan cara yang sama, jadi proses ini akan berulang sampai ditemukan hasil yang tepat.
Akan tetapi pagerank halaman A tidak langsung diberikan kepada halaman yang dituju, akan tetapi sebelumnya dibagi dengan jumlah link yang ada pada halaman T1 (outbound link), dan pagerank itu akan dibagi rata kepada setiap link yang ada pada halaman tersebut. Demikian juga dengan setiap halaman lain “Tn” yang mengacu ke halaman “A”.
Setelah semua pagerank yang didapat dari halaman-halaman lain yang mengacu ke halaman “A” dijumlahkan, nilai itu kemudian dikalikan dengan damping factor yang bernilai antara 0 sampai 1. Hal ini dilakukan agar tidak keseluruhan nilai pagerank halaman T didistribusikan ke halaman A.
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/PageRank
Bagaimana cara meningkatkan PageRank?
1. Anda dapat meningkatkan PageRank melalui postingan anda, dengan cara menaikkan traffic atau jumlah pengunjung ke blog anda. Karena bagi google, blog atau website yang pengunjungnya banyak, akan dianggap websote yang penting, sehingga akan menikkan PageRank suatu website.
2. Anda harus memiliki backlink di blog dofollow, jangan di blog nofollow, karena link di blog nofollow tidak akan dihitung dalam perhitungan PageRank. Bagi para pemula (newbie) bisa menggunakan dummy blog. Atau anda juga bisa melakukan link exchange (tukar link) dengan blogger atau website yang lain. Tetapi anda harus berhati-hati bila bertukar link. Banyak website atau blog yang memanfaatkan keadaan ini, link mereka dipasang di blog anda, tetapi link anda tidak dipasang di blog atau website mereka.
3. Buatlah inbound link, saling menautkan artikel-artikel anda yang relevan. Ini bertujuan untuk menambah jumlah backlink blog.
4. Sering-seringlah melakukan blogwalking atau berkomentar di blog atau website lain, karena secara tidak langsung, memberikan komentar akan memberikan anda backlink, tentu saja jika blog tersebut merupakan blog dofollow
Note : Janganlah membuat backlink terlalu banyak dalam sehari, karena google dapat menganggap ini spam, dan PageRank anda malah akan turun bukannya naik, jadi lakukanlah sedikit demisedikit.
Makasi ya udah baca artikel ini ^^. Suka artikel Google PageRank ini? Silahkan copas artikel Google PageRank ini ke website anda, tapi jangan lupa sertakan juga alamat linknya juga :
regards,
0 comments:
Post a Comment
Disarankan anda menggunakan Google Account atau menggunakan akun lainnya (LiveJournal, WordPress, TypePad, AIM).
Bagi yang menggunakan OpenID, anda bisa menuliskan URL website/blog anda, atau bisa menggunakan URL social network anda atau anda bisa menggunakan (name/URL).
Sangat tidak disarankan anda menggunakan Anonymous. Bagi yang menggunakan Anonymous saya tidak akan menjawab apabila anda bertanya.